A. Definisi Sistem Operasi
Sistem operasi (operating system atau
OS) adalah perangkat lunak yang bertugas untuk mengatur, mengendalikan
perangkat keras dan memberikan kemudahan untuk pemakai dalam penggunaan
komputer. Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software
aplikasi. Layanan tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, tugas
penjadwalan, dan antar-muka user. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas ini
dinamakan dengan “kernel” suatu Sistem Operasi.
B. Ragam sistem operasi
Sistem operasi yang digunakan untuk sistem komputer umum termasuk komputer
personal terbagi menjadi 3 kelompok besar, yaitu:
1. Keluarga Microsoft Windows
Sistem
operasi meliputi antara lain ialah
Windows Desktop Environment berbasis MS-DOS (versi 1.x hingga versi 3.x),
berbasis GUI Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME). Sistem operasi berbasis Windows NT seperti
Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003,
windows server 2008, windows server 2008 R2, Windows Home Server Windows Vista,
Windows 7 (Seven) yang dirilis pada tahun 2009, Windows 8 yang dirilis
pada Oktober 2012 dan Windows
Orient yang akan dirilis pada tahun 2014. Keluarga Windows CE seperti windows CE 1.0-CE 6.0 dan Windows Mobile.
2. Keluarga Unix.
Sistem operasi ini menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX,
keluarga BSD (Berkeley Software Distribution), GNU/Linux, debian, red hat,
SUSE, Ubuntu, Zeath OS (berbasis kernel linux yang dimodifikasi.). MacOS/X
(berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama Darwin) dan
GNU/ Hurd. Sistem operasi
keluarga unix lainnya
seperti AIX, Amiga OS, DragonFly BSD, Free BSD, GNU, HP-UX, IRIX,Linux, LynxOS, MINIX, NetBSD,
OpenBSD, OS X, Plan 9, QNX, Research UNIX, SCO OpenServer, Solaris, UNIX System
V, Tru64 UNIX, UnixWare.
3. Keluaraga Mac OS.
Sistem operasi ini dikeluarkan oleh industri komputer
Apple yang disebut Mac atau Macintosh. Sistem operasi ini antara lain ialah
Public Beta (Kodiak), Mac OS X 10.0 (Cheetah), Mac OS X 10.1 (Puma), Mac OS X 10.2 (Jaguar), Mac OS X 10.3
(Panther), Mac OS X 10.4 (Tiger), Mac OS X 10.5 (Leopard), Mac OS X 10.6 (Snow
Leopard), Mac OS X 10.7 (Lion), Mac OS X 10.8 (Mountain Lion). Berbasis Server
: OpenStep, Raphsody, Mac OS X Server 1.0, berbasis Mobile: iOS. Awal tahun
2007 dikeluarkan versi 10.5 (Leopard). Tahun 2011 diluncurkan versi 10.7
(lion). Sistem tersebut menggunakan interface TEXT (DOS, POSIX, LINUX), dan GUI
(Graphical User Interface) seperti MS Windows dan LINUX (berbasis TEXT dan
berbasis GUI).
C. Perkembangan Umum Sistem operasi
Menurut Tanebaum, Sistem Operasi
mengalami perkembangan yang dapat dibagi ke dalam lima generasi.
1. Generasi Awal (1945-1955)
Generasi pertama merupakan awal perkembangan sistem
komputasi elektronik sebagai pengganti sistem komputasi mekanik, hal itu
disebabkan kecepatan manusia untuk menghitung terbatas dan manusia sangat mudah
untuk membuat kecerobohan, kekeliruan bahkan kesalahan. Pada generasi ini belum
ada sistem operasi, maka sistem komputer diberi instruksi yang harus dikerjakan
secara langsung oleh pengguna.
2. Generasi Kedua (1955-1965)
Generasi
kedua memperkenalkan Batch Processing
System, yaitu Job yang dikerjakan dalam satu rangkaian, lalu dieksekusi
secara berurutan. Generasi ini sistem komputer belum dilengkapi sistem operasi,
tetapi beberapa fungsi sistem operasi telah ada, contohnya fungsi sistem
operasi ialah FMS dan IBSYS.
3. Generasi Ketiga (1965-1980)
Sistem
operasi pada generasi ini dikembangkan untuk melayani banyak pemakai, dimana
para pemakai berkomunikasi lewat terminal secara on-line ke komputer. Sistem operasi menjadi multi-user (digunakan oleh banyak pengguna sekaligus), multi-programming (melayani banyak
program sekaligus) dan multi tasking (melayani banyak tugas dan pekerjaan / Batch Processing System).
4. Generasi Keempat (1980 – 2000-an)
Pada
masa ini sistem operasi telah menggunakan Graphical
User Interface (GUI) yaitu antar-muka komputer yang berbasis grafis yang
sangat nyaman dan mudah digunakan. Pada masa ini juga dimulai era komputasi
tersebar (distributed computer) dimana komputasi-komputasi tidak lagi berpusat
di satu titik, tetapi dipecah dibanyak komputer sehingga tercapai kinerja yang
lebih baik
5. Generasi Selanjutnya
Pada
generasi ini diperkenalkan Sistem Operasi yang berada dalam sebuah Sistem
Operasi dan Sistem Operasi bergerak (Mobile) pada perangkat bergerak seperti:
PDA, Poket PC, Laptop, Notebook dan
NetBook. Sistem Operasi jaringan virtual juga berkembang, sehingga dalam satu
jaringan hanya diinstal satu buah Sistem Operasi pada perangkat Server. Pada
masa ini, diperkenalkan virtualization
sistem yaitu satu komputer dapat diclonning
secara virtual menjadi lebih dari satu komputer (sistem operasi) yang dapat
bekerja bersama-sama, Cross Platform Operating System (multiboot system) yang
dapat menggabungkan dua atau lebih Sistem Operasi berbeda seperti : Linux dan
Windows. Generasi ini merupakan awal tren Mobile Computing, yang perangkatnya
didominasi oleh Android, iOS, Blackberry OS, Windows mobile, Windows Phone dan
Symbian. Pada masa ini dikenalkan sistem iClaud (layanan komputasi awan) yaitu sistem layanan
jaringan yang dipublikasikan oleh Apple Inc pada tanggal 6 Juni 2011 di San Fransisco.
iCloud memungkinkan para penggunanya untuk mensinkronisasi data seperti foto,
musik, dan dokumen dari perangkat satu ke perangkat lain seperti ke dalam
iPhone, iPad, iPod Touch, Mac dan komputer secara otomatis pada waktu yang
bersamaan.
D. Perkembangan Sistem Operasi
1. Windows
Mircorost
Windows adalah Sistem Operasi yang dikembangkan oleh
Microsoft Corporation yang menggunakan antar muka berbasis grafis atau dikenal
dengan nama GUI (Graphical User Interface).
Microsoft
Corporation adalah sebuah perusahaan multinasional Amerika Serikat yang
berkantor pusat di Redmond, Washington, Amerika Serikat yang mengembangkan,
memberi lisensi, dan mendukung beragam produk dan jasa terkait dengan komputer.
Perusahaan ini didirikan oleh Bill Gates dan Paul Allen pada tanggal 4 April
1975.
a.
MS-Dos
Ms-Dos (Microsoft
Disk Operating System) adalah Sistem Operasi yang berbasiskan teks dan Command-Line interpreter. Windows Versi
pertama, Windows Graphic Environmnet 1.0 merupakan
perangkat lunak yang bekerja atas arsitekstur 16-Bit dan bukan merupakan Sistem
Operasi dan berjalan atas MS-DOS, sehingga untuk menjalankannya membutuhkan
MS-DOS
MS-DOS sendiri sebenarnya dibuat oleh perusahaan pembuat
komputer Seattle Computer Products kemudian
direkrut oleh Microsoft yang selanjutnya dibeli lisensinya. MS-DOS dirilis
pertama kali pada tahun 198, dan seiring dengan waktu, Microsoft pun
meluncurkan versi yang lebih baru dari MS-DOS. Tidak kurang hingga delapan kali
Microsoft meluncurkan versi baru MS-DOS dari tahun 1981 hingga Microsoft
menghentikan dukungan MS-DOS pada tahun 2000.
Gambar Logo
MS DOS 6.22
b.
Microsoft
Windows 1.0
Versi pertama Microsoft Windows, yang disebut dengan Windows
1.0, dirilis pada tanggal 20 November 1985. Versi ini memiliki banyak
kekurangan dalam beberapa fungsionalitas, sehingga kurang populer di pasaran.
Pada awalnya Windows versi 1.0 ini hendak dinamakan dengan Interface Manager,
akan tetapi Rowland Hanson, kepala bagian pemasaran di Microsoft Corporation,
meyakinkan para petinggi Microsoft bahwa nama "Windows" akan lebih
"memikat" konsumen. Windows 1.0 bukanlah sebuah sistem operasi yang
lengkap, tapi hanya memperluas kemampuan MS-DOS dengan tambahan antarmuka
grafis. Selain itu, Windows 1.0 juga memiliki masalah dan kelemahan yang sama
yang dimiliki oleh MS-DOS.
Gambar Desktop Microsoft Windows 1.0
Lebih jauh lagi, Apple yang menuntut Microsoft membuat
Microsoft membatasi kemampuannya. Sebagai contoh, jendela-jendela di dalam
Windows 1.0 hanya dapat ditampilkan di layar secara "tile" saja,
sehingga jendela tersebut tidak dapat saling menimpa satu sama lainnya. Selain
itu, tidak ada semacam tempat yang digunakan untuk menyimpan berkas sebelum
dihapus (Recycle Bin), karena memang Apple berkeyakinan bahwa mereka memiliki
hak terhadap paradigma tersebut. Microsoft pun kemudian membuang limitasi
tersebut dari Windows dengan menandatangani perjanjian lisensi dengan Apple.
c.
Microsoft
Windows 2
Windows versi 2
pun muncul kemudian pada tanggal 9 Desember 1987, dan menjadi sedikit lebih
populer dibandingkan dengan pendahulunya. Sebagian besar populeritasnya didapat
karena kedekatannya dengan aplikasi grafis buatan Microsoft, Microsoft Excel
for Windows dan Microsoft Word for Windows. Aplikasi-aplikasi Windows dapat
dijalankan dari MS-DOS, untuk kemudian memasuki Windows untuk melakukan
operasinya, dan akan keluar dengan sendirinya saat aplikasi tersebut ditutup
Gambar Desktop Microsoft Windows 2
Microsoft Windows akhirnya memperoleh peningkatan signifikan
saat Aldus PageMaker muncul dalam versi untuk Windows, yang sebelumnya hanya
dapat berjalan di atas Macintosh. Beberapa ahli sejarahwan komputer mencatat
ini sebagai kemunculan sebuah aplikasi yang laku secara signifikan selain
buatan Microsoft sebagai awal kesuksesan Microsoft Windows.
Windows versi 2.0x menggunakan model
memori modus real, yang hanya mampu mengakses memori hingga 1 megabita saja.
Dalam konfigurasi seperti itu, Windows dapat menjalankan aplikasi multitasking
lainnya, semacam DESQview, yang berjalan dalam modus terproteksi yang
ditawarkan oleh Intel 80286.
d.
Microsoft
Windows 2.1
Selanjutnya,
dua versi yang baru dirilis, yakni Windows/286 2.1 dan Windows/386 2.1. Seperti
halnya versi Windows sebelumnya, Windows/286 menggunakan model memori modus
real, tapi merupakan versi yang pertama yang mendukung High Memory Area (HMA).
Windows/386 2.1 bahkan memiliki kernel yang berjalan dalam modus
terproteksi dengan emulasi Expanded Memory Specification (EMS) standar
Lotus-Intel-Microsoft (LIM), pendahulu spesifikasi Extended Memory
Specification (XMS) yang kemudian pada akhirnya mengubah topologi komputasi di
dalam IBM PC. Semua aplikasi Windows dan berbasis DOS saat itu memang
berjalan dalam modus real, yang berjalan di atas kernel modus terproteksi
dengan menggunakan modus Virtual 8086, yang merupakan fitur baru yang dimiliki
oleh Intel 80386.
Gambar Dekstop Microsoft Windows 2.1
Versi 2.03 dan kemudian versi 3.0 mendapatkan tuntutan dari
Apple karena memang versi 2.1 ini memiliki modus penampilan jendela secara
cascade (bertumpuk), selain beberapa fitur sistem operasi Apple Macintosh yang
"ditiru" oleh Windows, utamanya adalah masalah tampilan/look and
feel. Hakim William Schwarzer akhirnya membatalkan semua 189 tuntutan tersebut,
kecuali 9 tuntutan yang diajukan oleh Apple terhadap Microsoft pada tanggal 5
Januari 1989.
e.
Microsoft
Windows 3.0
Microsoft
Windows akhirnya mencapai kesuksesan yang sangat signifikan saat menginjak
versi 3.0 yang dirilis pada tahun 1990. Selain menawarkan peningkatan kemampuan
terhadap aplikasi Windows, Windows 3.0 juga mampu mengizinkan pengguna untuk
menjalankan beberapa aplikasi MS-DOS secara serentak (multitasking), karena
memang pada versi ini telah diperkenalkan memori virtual. Versi ini pulalah
yang menjadikan IBM PC dan kompatibelnya penantang serius terhadap Apple
Macintosh. Hal ini disebabkan dari peningkatan performa pemrosesan grafik
pada waktu itu (dengan adanya kartu grafis Video Graphics Array (VGA)), dan
juga modus terproteksi/modus 386 Enhanced yang mengizinkan aplikasi Windows
untuk memakai memori lebih banyak dengan cara yang lebih mudah dibandingkan
dengan apa yang ditawarkan oleh MS-DOS.
Gambar Desktop Microsoft Windows 3.0
Windows 3.0 dapat berjalan di dalam
tiga modus, yakni modus real, modus standar, dan modus 386 Enhanced, dan
kompatibel dengan prosesor-prosesor keluarga Intel dari Intel 8086/8088, 80286,
hingga 80386. Windows 3.0 akan mencoba untuk mendeteksi modus mana yang akan
digunakan, meski pengguna dapat memaksa agar Windows bekerja dalam modus
tertentu saja dengan menggunakan switch-switch tertentu saat menjalankannya
·
win /r: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus real
·
win /s: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus
standar
·
win /3: memaksa Windows untuk berjalan di dalam modus 386
Enhanced.
Versi 3.0 juga merupakan versi pertama
Windows yang berjalan di dalam modus terproteksi, meskipun kernel 386 enhanced
mode merupakan versi kernel yang ditingkatkan dari kernel modus terproteksi di
dalam Windows/386.
Karena adanya fitur kompatibilitas ke
belakang, aplikasi Windows 3.0 harus dikompilasi dengan menggunakan lingkungan
16-bit, sehingga sama sekali tidak menggunakan kemampuan mikroprosesor Intel
80386, yang notabene adalah prosesor 32-bit.
Windows 3.0 juga hadir dalam versi
"multimedia", yang disebut dengan Windows 3.0 with Multimedia
Extensions 1.0, yang dirilis beberapa bulan kemudian. Versi ini dibundel dengan
keberadaan "multimedia upgrade kit", yang terdiri atas drive CD-ROM
dan sebuah sound card, seperti halnya Creative Labs Sound Blaster Pro. Versi
ini merupakan perintis semua fitur multimedia yang terdapat di dalam
versi-versi Windows setelahnya, seperti halnya Windows 3.1 dan Windows for Workgroups,
dan menjadi bagian dari spesifikasi Microsoft Multimedia PC.
Fitur-fitur yang disebutkan di atas dan
dukungan pasar perangkat lunak aplikasi yang semakin berkembang
menjadikan Windows 3.0 sangat sukses di pasaran. Tercatat, dalam dua tahun
sebelum dirilisnya versi Windows 3.1, Windows 3.0 terjual sebanyak 10 juta
salinan. Akhirnya, Windows 3.0 pun menjadi sumber utama pemasukan Microsoft,
dan membuat Microsoft melakukan revisi terhadap beberapa rencana awalnya.
f.
Microsoft
Windows 95
Microsoft mulai memulai pengembangan sebuah versi Windows
yang berorientasi kepada pengguna yang diberi nama kode Chicago. Chicago
didesain agar mmeiliki dukungan terhadap multitasking secara pre-emptive 32-bit
seperti halnya yang terdapat di dalam OS/2 dan Windows NT, meskipun kernel
16-bit masih terdapat di dalamnya demi alasan kompatibilitas ke belakang. Win32
API yang pertama kali diperkenalkan pada Windows NT pun diadopsi sebagai sebuah
standar antarmuka pemrograman baru yang berbasis 32-bit, dengan kompatibilitas Win16
juga dipertahankan dengan menggunakan sebuah teknik yang dinamakan dengan
"thunking". GUI yang baru juga dimiliki oleh sistem operasi, meskipun
pada awalnya Microsoft tidak merencanakannya sebagai bagian dari sistem operasi
saat dirilis. Memang beberapa elemen antarmuka pengguna yang dimiliki
oleh Cairo dipinjam dan ditambahkan kepada sistem operasi tersbut sebagai aspek
lainnya dari versi itu (khususnya fitur Plug and Play).
Microsoft tidak
mengganti semua kode Windows menjadi 32-bit; banyak bagian di dalamnya masih
berupa 16-bit (meskipun tidak menggunakan modus real secara langsung), demi
alasan kompatibilitas ke belakang, kinerja, dan waktu pengembangan. Hal ini dan
fakta bahwa banyaknya kelemahan dalam desain versi-versi Windows
sebelumnya, membuat sistem operasi yang baru ini terganggu efisiensi dan
stabilitasnya.
Bagian
marketing Microsoft menggunakan nama Windows 95 sebagai nama produk bagi
Chicago, saat dirilis pada tanggal 24 Agustus 1995. Microsoft memiliki dua
keuntungan dari peluncuran ini: 1) adalah mustahil bagi para konsumen
untuk menjalankan Windows 95 pada sistem operasi DOS bukan buatan Microsoft
yang jauh lebih murah; 2) meskipun jejak-jejak DOS tidaklah pernah dicabut dari
sistem operasi tersebut, malahan versi tersebut menancapkan sebuah versi DOS
untuk dimuat sebagai bagian dari proses booting, Windows 95 berjalan dengan
sendirinya di dalam modus 386 Enhanced, dengan menggunakan memori virtual dan
model pengalamatan memori flat 32-bit. Fitur-fitur itu menjadikan
aplikasi Win32 untuk mengalamatkan RAM virtual sebanyak maksimal 2 gigabyte
(dengan 2 gigabyte sisanya dicadangkan untuk sistem operasi), dan dalam
teorinya mencegah aplikasi tersebut untuk mengganggu ruangan memori yang
dimiliki oleh aplikasi Win32 lainnya tanpa adanya persetujuan dari sistem
operasi. Dalam hal ini, memang fungsionalitas Windows 95 mendekati apa yang
dimiliki oleh Windows NT, meskipun Windows 95/98/Me tidak mendukung memori melebihi
512 megabyte tanpa menyunting konfigurasi sistem yang merepotkan.
Gambar Desktop Microsoft Windows 95
Di balik kesuksesan Microsoft, IBM terus melanjutkan pasar
OS/2, dengan memproduksi OS/2 versi 3.0 dan OS/2 Warp (versi 4.0). IBM
merespons keluhan yang diajukan oleh para konsumen mengenai kebutuhan perangkat
keras komputer yang tinggi yang diminta oleh OS/2 versi 2.0, OS/2 versi 3.0 pun
dibuat jauh lebih ramping dengan melakukan optimalisasi pada ukuran dan
kecepatan. Sebelum Windows 95 dirilis, OS/2 Warp 3.0 bahkan telah dibundel
dalam beberapa penyedia perangkat keras mayor di Jerman. Akan tetapi,
dengan dirilisnya Windows 95, OS/2 lagi-lagi kehilangan pangsa pasarnya
kembali, diambil alih oleh Windows 95.
Mungkin tidak mungkin untuk mencari tahu apa alasan mengapa
OS/2 gagal dalam mendapatkan pangsa pasar yang besar. Walaupun OS/2 terus
dapat menjalankan aplikasi Windows 3.1, sebenarnya sudah tidak ada yang
kekurangan lagi, kecuali pada sebagian kecil dari Windows API yang disebut
Win32s. Tidak seperti Windows 3.1, IBM tidak memiliki akses terhadap kode
sumber Windows 95 dan tidak mau menggunakan waktu dan sumber daya yang ada
untuk melakukan emulasi terhadap Win32 API. IBM juga memperkenalkan OS/2 pada
kasus Amerika Serikat versus Microsoft, dengan menyalahkan taktik marketing
pada bagian Microsoft, tapi banyak orang mungkin setuju bahwa masalah di
dalam bagian marketing IBM lah dan dukungannya yang sangat kurang dari para
pengembang perangkat lunak yang meyebabkan kegagalan-kegagalan OS/2.
Sebelum menggantinya dengan versi Windows yang baru,
Microsoft merilis Windows 95 dalam lima versi berbeda, yakni sebagai berikut:
·
Windows 95 - rilis yang sebenarnya dari Windows 95
·
Windows 95 A - mencakup pembaruan Windows 95 Original
Service Release 1 (OSR1) yang dimasukkan secara langsung terhadap instalasi.
·
Windows 95 B - mencakup beberapa pembaruan mayor lainnya,
seperti halnya sistem berkas FAT32, dan Internet Explorer 3.0. Versi ini
juga dikenal dengan Windows 95 OSR2, atau banyak orang di Indonesia menyebutnya
sebagai Windows 97.
·
Windows 95 B USB - atau Windows 95 OSR2.1 merupakan versi
Windows 95 yang menawarkan dukungan terhadap perangkat keras berbasis bus
Universal Serial Bus/USB.
·
Windows 95 C - atau Windows 95 OSR2.5 mencakup semua fitur
di atas, ditambah Internet Explorer 4.0. Versi ini merupakan versi yang paling
terakhir dirilis dari seri Windows 95.
Windows 95 OSR2, OSR2.1 dan OSR2.5 tidaklah dirilis untuk
publik, akan tetapi hanya kepada OEM saja yang mau menggunakan sistem operasi
tersebut ke dalam komputer buatannya. Beberapa perusahaan OEM bahkan menjual
hard disk baru dengan sistem operasi Windows 95 OSR2 di dalamnya.
Selain fitur yang terkandung di dalam Windows 95, Microsoft
juga memperkenalkan Microsoft Plus! for Windows 95 yang mencakup beberapa fitur
tambahan yang tidak dimiliki oleh Windows 95.
g.
Microsoft
Windows 98
Pada 25 Juni
1998, Microsoft merilis sebuah sistem operasi Windows baru, yang dikenal
sebagai Windows 98. Windows 98 dianggap sebagai revisi minor terhadap Windows
95, tapi secara umum dilihat jauh lebih stabil dan dapat diandalkan
dibandingkan dengan pendahulunya, Windows 95. Windows 98 mencakup banyak driver
perangkat keras baru dan dukungan sistem berkas FAT32 yang lebih baik
yang mengizinkan partisi untuk memiliki kapasitas lebih besar dari 2 gigabyte,
sebuah batasan yang terdapat di dalam Windows 95. Dukungan USB di dalam Windows
98 pun juga jauh lebih baik dibandingkan dengan pendahulunya.
Gambar Desktop Microsoft Windows 98
Windows 98 mengundang kontroversi saat
Microsoft memasukkan penjelajah web Microsoft Internet Explorer ke dalam sistem
operasi dan tidak dapat dicabut, sehingga menjadikan Windows Explorer dan GUI
Windows mampu menampilkan direktori seolah-olah halaman web. Hal ini membuka
kasus baru, yang disebut sebagai Amerika Serikat versus Microsoft, yang
menanyakan mengapa Microsoft repot-repot menjaga dominasinya di dalam sistem
operasi komputer pribadi untuk berkompetisi dengan para pesaingnya seperti
Netscape dan IBM dengan cara yang tidak jujur.
Pada tahun 1999, Microsoft merilis
Windows 98 Second Edition, sebuah rilis yang menawarkan banyak
peningkatan dibandingkan versi sebelumnya. Internet Connection Sharing, yang
merupakan sebuah bentuk dari Network Address Translation, yang mengizinkan
beberapa mesin di dalam sebuah jaringan lokal agar dapat menggunakan satu buah
jalur koneksi Internet bersama-sama pun diperkenalkan pada versi ini.
Banyak masalah minor di dalam Windows yang lama telah dikoreksi, yang menjadikan
Windows 98 menurut banyak orang sebagai sebuah versi Windows 9x yang paling
stabil di antara semua versi Windows 9x lainnya.
Microsoft merilis Windows 2000 pada 17 Februari 2000, sebuah
versi yang sebelumnya dikenal dengan sebutan Windows NT 5.0 atau "NT
5.0". Versi Windows 2000 ditujukan untuk dua pangsa pasar, yakni
pangsa pasar workstation dan juga pangsa pasar server.
Di antara fitur-fitur Windows 2000 yang paling signifikan
adalah Active Directory, sebuah model jaringan pengganti model jaringan
NT domain, yang menggunakan teknologi yang merupakan standar industri, seperti
Domain Name System (DNS), Lightweight Directory Access Protocol (LDAP), dan
Kerberos untuk menghubungkan antara sebuah mesin ke mesin lainnya. Windows Terminal
Services juga, yang pada Windows NT 4.0 hanya terdapat di dalam satu produk
saja, pada Windows 2000 terdapat dalam semua versi server. Fitur-fitur
baru yang diadopsi dari Windows 98 juga ditanamkan di dalamnya, seperti Device
Manager yang telah ditingkatkan (dengan menggunakan Microsoft Management
Console), Windows Media Player, dan DirectX 6.1 (yang memungkinkan sistem
operasi berbasis kernel Windows NT untuk menjalankan game). Windows 2000 juga
merupakan versi Windows berbasis kernel NT terakhir yang tidak mengharuskan
penggunanya untuk melakukan aktivasi terhadapnya.
Gambar Desktop Microsoft Windows 2000
Meskipun Windows 2000 dapat memperbarui komputer yang
sebelumnya menjalankan Windows 98, Windows 2000 tidaklah dianggap sebagai
produk yang cocok untuk pengguna rumahan. Alasannya banyak, di antaranya adalah
kurangnya device driver untuk banyak perangkat pengguna seperti pemindai
(scanner) dan juga pencetak (printer), pada saat dirilis. Situasi tersebut
akhirnya berbalik pada saat Windows XP dirilis oleh Microsoft. Windows 2000 tersedia
dalam enam edisi, yakni:
·
Windows 2000 Professional
·
Windows 2000 Server
·
Windows 2000 Advanced Server
·
Windows 2000 Datacenter Server
·
Windows 2000 Advanced Server Limited Edition
·
Windows 2000 Datacenter Server Limited Edition
i.
Microsoft
Windows ME (Millennium Edition)
Pada bulan September 2000, Microsoft memperkenalkan Windows
Millennium Edition (dikenal juga dengan sebutan Windows Me atau Windows
ME). Versi ini memperbarui Windows 98 dengan dukungan multimedia dan Internet
yang lebih baik. Versi ini juga memasukkan fitur "System Restore,"
yang mengizinkan para penggunanya untuk mengembalikan keadaan sistem ke sebuah
titik yang dikenal baik-baik saja, pada saat sistem operasi mengalami
kegagalan. System Restore menjadi fitur yang masih dipertahankan pada Windows
XP. Versi ini juga memperkenalkan Windows Movie Maker versi pertama.
Windows Me dibuat dalam waktu yang singkat, kira-kira hanya
satu tahun, yang ditujukan hanya untuk mengisi kekosongan rilis antara Windows
98 dan Windows XP sebagai sistem operasi untuk kelas rumahan. Fitur-fitur yang
terdapat di dalam Windows Me (seperti Internet Explorer 5.5, Windows Media
Player 7.0, dan Microsoft DirectX 7.1) bahkan bisa diperoleh secara gratis dari
situs Windows Update, kecuali System Restore. Hasilnya, Windows Me pun tidak
dianggap sebagai sebuah sistem operasi yang unik di antara saudara-saudaranya
dari keluarga Windows 9x, Windows 95 dan Windows 98. Windows Me juga dikritik
karena munculnya masalah kestabilan, dan juga dukungan terhadap MS-DOS yang
berjalan di dalam modus real. Orang-orang bahkan menyebut Windows Me sebagai
Windows Mistake Edition.
Gambar Desktop Microsoft Windows ME
(Millennium Edition)
Windows Me merupakan sistem operasi terakhir yang dibuat
berdasarkan kernel monolithic Windows 9x dan MS-DOS. Versi ini pun menjadi
versi terakhir sistem operasi Windows yang tidak memiliki Windows Product
Activation (WPA).
j.
Microsoft
Windows XP
Pada tahun
2001, Microsoft memperkenalkan Windows XP (yang memiliki nama kode
"Whistler" selama pengembangan. Akhirnya, setelah merilis beberapa
versi Windows berbasis Windows 9x dan NT, Microsoft berhasil menyatukan kedua
jajaran produk tersebut. Windows XP menggunakan kernel Windows NT 5.1, sehingga
menjadikan kernel Windows NT yang terkenal dengan kestabilannya memasuki pasar
konsumen rumahan, untuk menggantikan produk Windows 9x yang berbasis 16/32-bit
yang sudah menua.
Gambar Desktop Microsoft Windows XP
Windows XP merupakan versi sistem operasi Windows yang
paling lama (paling tidak hingga saat ini), karena memang berkisar dari tahun
2001 hingga tahun 2007, saat Windows Vista dirilis ke konsumen. Jajaran sistem
operasi Windows XP akhirnya diteruskan oleh Windows Vista pada 30 Januari 2007. Windows XP tersedia dalam beberapa
versi :
·
Windows XP Home Edition, yang ditujukan untuk pasar desktop
dan laptop rumahan.
·
Windows XP Home Edition N, sama seperti Home Edition yang
biasa, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena memang peraturan Uni
Eropa tidak memperbolehkannya.
·
Windows XP Professional, yang ditujukan bagi para power user
dan pebisnis.
·
Windows XP Professional N, sama seperti Professional
Edition, tapi tidak memiliki Windows Media Player, karena peraturan Uni Eropa
tidak mengizinkannya.
·
Windows XP Media Center Edition (MCE), dirilis pada bulan
November 2002, merupakan Windows XP Home Edition yang ditujukan untuk dektop
dan laptop dengan penekanan pada hiburan rumahan.
·
Windows XP Media Center Edition 2003.
·
Windows XP Media Center Edition 2004.
·
Windows XP Media Center Edition 2005, yang dirilis pada 12
Oktober 2004.
·
Windows XP Tablet PC Edition, yang ditujukan untuk PC Tablet
(PC dengan layar sentuh).
·
Windows XP Tablet PC Edition 2005.
·
Windows XP Embedded, yang ditujukan untuk sistem benam
(embedded system).
·
Windows XP Starter Edition, yang ditujukan untuk para
pengguna komputer di beberapa negara berkembang.
·
Windows XP Professional x64 Edition, yang dirilis pada 25
April 2005 untuk sistem-sistem rumahan dan workstation yang menggunakan
prosesor 64-bit yang berbasiskan set instruksi x86-64 (AMD64 atau Intel EM64T).
·
Windows XP 64-bit Edition, merupakan sebuah versi Windows XP
yang ditujukan untuk jajaran prosesor Intel Itanium, yang mempertahankan
kompatibilitas dengan aplikasi 32- bit dengan menggunakan emulator
perangkat lunak. Versi ini sama saja dengan Windows XP Professional, dari segi
fitur-fiturnya. Produk ini dihentikan pada bulan September 2005 saat vendor
terakhir workstation berbasis prosesor Itanium menghentikan
produk- produknya sebagai "workstation", karena memang mereka
cenderung memfokuskan Itanium sebagai basis komputer server.
·
Windows XP 64-bit Edition 2003, dibuat berbasiskan basis
kode Windows NT 5.2 (sama seperti Windows Server 2003).
k.
Microsoft Windows Vista
Setelah meraih
kesukesan besar dengan Windows XP, Microsoft tidak lantas berhenti begitu saja
mengembangkan Windows. Versi terbaru dari Windows, disebut dengan Windows
Vista, dirilis pada tanggal 30 November 2006 bagi kalangan bisnis
sementara untuk kalangan pengguna rumahan dirilis pada tanggal 30 Januari 2007.
Windows Vista memang dicanangkan agar memiliki keamanan yang lebih tangguh
dibandingkan dengan versi-versi sebelumnya, dengan memperkenalkan sebuah modus
pengguna yang terbatas, yang disebut sebagai User Account Control (UAC), untuk
menggantikan filosofi "administrator-by-default" yang diberlakukan
pada Windows XP. Windows Vista juga memperkenalkan fitur grafik yang jauh lebih
"memikat", yang disebut dengan Windows Aero GUI, aplikasi yang baru
(seperti halnya Windows Calendar, Windows DVD Maker dan beberapa game baru
termasuk Chess Titans, Mahjong, dan Purble Place). Selain itu, Windows Vista
juga menawarkan versi Microsoft Internet Explorer yang lebih aman, serta
Windows Media Player versi baru (versi 11).
Gambar Desktop Microsoft Windows Vista
Windows Vista menggunakan nomor versi
6.0, sehingga memang terdapat perbedaan versi yang signifikan jika dibandingkan
dengan Windows XP yang menggunakan nomor versi 5.1 atau Windows Server 2003
(5.2). Karena, memang Windows Vista memiliki banyak perbedaan yang mendasar,
khususnya pada bagian arsitektur dasar sistem operasi. Windows Vista dijual
dalam beberapa edisi :
·
Windows Vista Starter
·
Windows Vista Home Basic
·
Windows Vista Home Premium
·
Windows Vista Business
·
Windows Vista Enterprise
·
Windows Vista Ultimate
l.
Microsoft
Windows 7
Rilis
selanjutnya setelah Windows Vista adalah Windows 7, yang sebelumnya dikenal
dengan sebutan Blackcomb dan Vienna. Saat pertama kali dirilis, Windows ini
memiliki kernel NT versi 6.1 build 7600, yaitu perbaikan dari Windows Vista
dimana saat rilis pertama memiliki kernel NT 6.0 build 6000. Windows 7
yang dirilis pada tanggal 22 Oktober 2009 ini memiliki keamanan dan fitur yang
baru, diantaranya adalah: Jump List, Taskbar yang membuka program dengan tampilan
kecil, Windows Media Player 12, Internet Explorer 8, dan lain-lain.
Gambar Desktop Microsoft Windows 7
Beberapa fitur yang unik adalah Sidebar
yang berganti nama menjadi Gadget dan bebas ditaruh kemana-mana pada desktop
(tidak seperti Sidebar yang hanya bisa diletakkan di tempat tertentu). Fitur
itu membuat Windows 7 menjadi menarik. Spesifikasi Windows 7 lebih ringan dan
harganya juga lebih murah dari pada Windows Vista. Sama seperti Windows Vista,
Windows 7 juga terdiri 6 edisi yaitu :
·
Windows 7 Starter
·
Windows 7 Home Basic
·
Windows 7 Home Premium
·
indows 7 Professional
·
Windows 7 Ultimate
·
Windows 7 Enterprise
m.
Microsoft
Windows 8
Pengembangan
Windows 8 sudah dimulai sebelum Windows 7 diluncurkan tahun 2009. Pada akhir
Januari 2011, di Consumer Electronics Show (CES), Microsoft mengumumkan bahwa
Windows 8 akan mendukung mikroprosesor ARM selain mikroprosesor x86 dari Intel,
AMD dan VIA Technologies Tanggal 1 Juni 2011, Microsoft secara resmi
meluncurkan antarmuka pengguna baru Windows 8 dan fitur-fitur tambahan
lain di Taipei Computex 2011 di Taipei (Taiwan) yang dipresentasikan oleh Mike
Angiulo dan di D9 conference in California (United States) by Julie
Larson-Green and Microsoft's Windows President Steven Sinofsky. Blog
"Building Windows 8" yang diluncurkan tanggal 15 Agustus 2011
memaparkan rincian fitur dan proses pengembangan Windows 8.
Gambar Desktop Microsoft Windows 8
Microsoft mengungkap sejumlah fitur
baru dan pembaruan terhadap Windows 8 pada hari pertama konferensi Build
tanggal 13 September 2011.Microsoft merilis Windows 8 Developer Preview (build
8102) pada hari itu juga yang dilengkapi SDK dan peralatan pengembang (seperti
Visual Studio Express dan Expression Blend) untuk mengembangkan dengan
antarmuka baru Windows 8.Menurut Microsoft, Developer Preview diunduh 535.000
kali dalam kurun 12 jam pertama setelah diluncurkan.Awalnya ditetapkan
kedaluwarsa tanggal 11 Maret 2012, pada Februari 2012 tanggal kedaluwarsa
Developer Preview diundur hingga 15 Januari 2013.
Tiga peluncuran utama Windows 8 bocor
ke publik. Milestone 1, Build 7850, bocor tanggal 12 April 2011. Edisi salinan
yang bocor tersebut adalah versi Enterprise. Milestone 2, Build 7955, bocor
tanggal 25 April 2011. BSOD (Blue Screen of Death) lamanya digantikan oleh
layar hitam baru yang kemudian tidak jadi disertakan.Build ini
memperkenalkan UI Ribbon baru di Windows Explorer. Build 7959, dengan perubahan
kecil tetapi merupakan versi 64-bit pertama, diluncurkan tanggal 1 Mei 2011.
Logo "Windows 7" sementara diganti dengan teks "Microsoft
Confidential". Tanggal 17 Juni 2011, build 7989 edisi 64-bit bocor.[18]
Tanggal 13 September 2011, build 8102 (Windows 8 Developer
Preview) dirilis ke publik di Konferensi Build Microsoft. Build ini terbuka
penuh untuk pertama kalinya dan dilengkapi Start Screen baru, antarmuka
pengguna Metro dan sejumlah sampel aplikasi buatan para karyawan magang di
Microsoft. Windows Store tidak beroperasi di build ini. Build ini ditujukan
pada pengembang yang ingin membuat aplikasi bergaya Metro.
Pada tanggal 29 Februari 2012, Microsoft meluncurkan Windows
8 Consumer Preview, versi beta dari Windows 8, build 8250. Untuk pertama
kalinya sejak Windows 95, tombol Start tidak lagi muncul di taskbar, meski
layar Start-nya masih harus dibuka dengan mengklik sudut kiri bawah layar
dan tombol Start di kotak Charm. Presiden Windows, Steven Sinofsky, mengatakan
bahwa lebih dari 100.000 perubahan dilakukan sejak Developer Preview
diluncurkan. Sehari setelah diluncurkan, Windows 8 Consumer Preview diunduh
lebih dari satu juta kali. Seperti Developer Preview, Consumer Preview
dijadwalkan kedaluwarsa tanggal 15 Januari 2013. Windows 8 terdiri dalam beberapa edisi yaitu :
·
Windows 8 (Win 8 Standar / Core)
·
Windows 8 Pro (Win 8 Professional)
·
Windows 8 Enterprise Edition RTM
·
Windows 8 RT (ARM or WOA)
n.
Microsoft
Windows 8.1
Windows
8.1 adalah paket layanan untuk sistem operasi Windows 8 dan RT. Pertama kali
diperkenalkan dan dirilis sebagai beta publik pada bulan Juni 2013, Windows 8.1
dirilis untuk manufaktur pada tanggal 27 Agustus 2013, dan mencapai ketersediaan
umum pada tanggal 17 Oktober 2013, hampir setahun setelah rilis ritel dari
pendahulunya. Windows 8.1 tersedia gratis untuk pengguna salinan ritel Windows
8 dan Windows RT melalui Bursa Windows. Tidak seperti paket layanan untuk versi
Windows sebelumnya, pengguna yang memperoleh Windows 8 di luar salinan ritel
atau instalasi pra-muat (yaitu, lisensi volume) harus mendapatkan Windows 8.1
melalui media instalasi baru dari langganan masing-masing atau saluran
perusahaan. Meskipun tidak secara eksplisit dipasarkan sebagai paket layanan,
kebijakan siklus hidup dukungan Microsoft memperlakukan Windows 8.1 mirip
dengan paket layanan Windows sebelumnya: Ini adalah bagian dari siklus hidup
dukungan Windows 8, dan menginstal Windows 8.1 diperlukan untuk menjaga akses
ke dukungan dan Windows Update setelah 12 Januari 2016.
Dirilis
sebagai bagian dari pergeseran oleh Microsoft terhadap reguler, pembaruan utama
tahunan untuk platform dan layanan, Windows 8.1 ini terutama ditujukan untuk
mengatasi keluhan dari pengguna Windows 8 dan pengulas di peluncuran. Terlihat
perangkat tambahan termasuk layar mulai yang disempurnakan, pandangan sekejap
tambahan, aplikasi dibundel tambahan, terintegrasi dengan OneDrive secara
ketat, Internet Explorer 11, sistem pencarian terpadu yang didukung oleh Bing,
restorasi tombol Mulai terlihat di bilah tugas, dan kemampuan untuk
mengembalikan perilaku sebelumnya membuka desktop pengguna pada saat log masuk
bukannya layar Mulai. Windows 8.1 juga menambahkan dukungan untuk teknologi yang
sedang berkembang seperti menampilkan resolusi tinggi, pencetakan 3D, Wi-Fi
Direct, dan streaming dengan Miracast.
Gambar Desktop Microsoft Windows 8.1
Windows
8.1 menerima penerimaan yang relatif positif, dengan kritikus memuji
fungsionalitas diperluas tersedia untuk aplikasi dibandingkan dengan Windows 8,
integrasi dengan OneDrive, bersama dengan tweak antarmuka pengguna dan
penambahan tutorial diperluas untuk mengoperasikan antarmuka Windows 8. Namun,
Windows 8.1 masih dikritik karena masih rumit untuk digunakan pada desktop atau
laptop komputer tradisional daripada perangkat berbasis layar sentuh, dan untuk
tidak memperbaiki semua kesalahan yang awalnya dialami oleh Windows 8. Meskipun
perbaikan ini, Windows 8.1 masih menyorot karena tidak mengatasi semua
penyimpangan dari Windows 8 (seperti buruknya tingkat integrasi antara aplikasi
bergaya-Metro dan antarmuka desktopnya), dan dampak pada potensi privasi dari
meluasnya penggunaan layanan daring dari Windows 8.1. Windows 8.1 terdiri dalam
berbagai edisi yaitu :
·
Windows 8.1 RT
·
Windows 8.1 enterprise
·
Windows 8.1 professional
·
Windows 8.1 professional with media center
·
Windows 8.1 professional volume license
·
Windows 8.1 core
·
Windows 8.1 core single language
·
Windows 8.1 core country specific
·
Windows 8.1 embedded pro
·
Windows 8.1 professionalN-coreN-enterpriseN
·
Windows 8.1 with bing
o.
Microsoft
Windows 10
Windows
10 merupakan versi mendatang dari sistem operasi Microsoft Windows.
Diperkenalkan pada tanggal
30 September 2014.
Pertama
diperkenalkan pada bulan April 2014 pada Konferensi Build, Windows 10 bertujuan
untuk mengatasi kekurangan dalam antarmuka pengguna pertama kali diperkenalkan
oleh Windows 8 dengan menambahkan mekanik tambahan yang dirancang untuk
meningkatkan pengalaman pengguna untuk perangkat yang tidak ada layar sentuh
(seperti komputer meja dan laptop), termasuk kebangkitan menu Mulai yang
terlihat di Windows 7, sistem desktop maya, dan kemampuan untuk menjalankan
aplikasi Bursa Windows dalam jendela pada desktop daripada modus layar penuh.
Windows 10 terdiri dalam berbagai edisi yaitu :
· Windows 10 Home
· Windows 10 Pro
· Windows 10 Mobile
· Windows 10 Enterprise
· Windows 10 Mobile Enterprise
· Windows 10 Education
Gambar Desktop Microsoft Windows 10
2. Linux
Secara teknis dan singkat dapat dikatakan, Linux adalah
suatu sistem operasi yang bersifat multi user dan multitasking, yang dapat
berjalan di berbagai platform, termasuk prosesor INTEL 386 dan yang lebih tinggi.
Sistem operasi ini mengimplementasikan standard POSIX. Linux dapat
berinteroperasi secara baik dengan sistem operasi yang lain, termasuk Apple,
Microsoft dan Novell.
a.
Sejarah
Nama
Linux sendiri diturunkan dari pencipta awalnya, LINUS TORVALDS, di Universitas
Helsinki, Finlandia yang sebetulnya mengacu pada kernel dari suatu sistem
operasi. Linux dulunya adalah proyek hobi yang dikerjakan oleh Linus Torvalds
yang memperoleh inspirasi dari Minix. Minix adalah sistem UNIX kecil yang
dikembangkan oleh Andy Tanenbaum pada tahun 1987. Minix pada saat itu merupakan
suatu proyek pelajaran di kelasnya waktu itu yang menyerupai sistem UNIX.
Sejarah
Linux berkaitan dengan GNU. Proyek GNU yang mulai pada 1984 memiliki tujuan
untuk membuat sebuah sistem operasi yang kompatibel dengan Unix dan lengkap dan
secara total terdiri atas perangkat lunak bebas. Tahun 1985, Richard Stallman
mendirikan Yayasan Perangkat Lunak Bebas dan mengembangkan Lisensi Publik Umum
GNU (GNU General Public License atau GNU GPL). Kebanyakan program yang
dibutuhkan oleh sebuah sistem operasi (seperti pustaka, kompiler,
penyunting teks, shell Unix dan sistem jendela) diselesaikan pada awal tahun
1990-an, walaupun elemen-elemen tingkat rendah seperti device driver, jurik dan
kernel masih belum selesai pada saat itu.
Linux
versi 0.01 dikerjakan sekitar bulan Agustus 1991. Kemudian pada bulan Oktober
1991 tanggal 5, Linus mengumumkan versi resmi Linux, yaitu 0.02 yang hanya
dapat menjalankan bash (GNU Bourne Again Shell) dan gcc (GNU C Compiler).
Sekarang
Linux adalah sistem UNIX yang lengkap, bisa digunakan untuk jaringan
(networking), pengembangan software, dan bahkan untuk sehari-hari. Linux
telah digunakan di berbagai domain, dari sistem benam sampai superkomputer, dan
telah mempunyai posisi yang aman dalam instalasi server web dengan aplikasi
LAMP-nya yang populer. Linux sekarang merupakan alternatif OS yang jauh lebih
murah jika dibandingkan dengan OS komersial, dengan kemampuan Linux yang setara
bahkan lebih Lingkungan sistem operasi ini termasuk :
·
Ratusan program termasuk, kompiler, interpreter, editor dan
utilitas.
·
Perangkat bantu yang mendukung konektifitas, Ethernet, SLIP
dan PPP, dan interoperabilitas.
·
Produk perangkat lunak yang reliabel, termasuk versi
pengembangan terakhir.
·
Kelompok pengembang yang tersebar di seluruh dunia yang
telah bekerja dan menjadikan Linux portabel ke suatu platform baru, begitu juga
mendukung komunitas pengguna yang beragam kebutuhan dan lokasinya dan
juga bertindak sebagai team pengembang sendiri.
Pengembangan
kernel Linux masih dilanjutkan oleh Torvalds, sementara Stallman mengepalai
Yayasan Perangkat Lunak Bebas yang mendukung pengembangan komponen GNU. Selain
itu, banyak individu dan perusahaan yang mengembangkan komponen non-GNU.
Komunitas Linux menggabungkan dan mendistribusikan kernel, komponen GNU dan
non-GNU dengan perangkat lunak manajemen paket dalam bentuk distribusi Linux.
b.
Linux dan
Pinguin
TUX
Tak
seperti produk komersial yang lain, Linux tidak memiliki suatu logo yang
terlihat hebat, hanyalah sebuah burung Penguin yang memperlihatkan sikap santai
ketika berjalan. Logo ini mempunyai asal mula yang unik, awalnya tidak ada
suatu logo yang menggambarkan trademark dari Linux sampai ketika Linus ( Sang
Penemu ) berlibur ke daerah selatan dan bertemu dengan seekor linux kecil dan
pendek yang secara tidak sengaja menggigit jarinya. Hal ini membuatnya demam
selama berhari-hari. Kejadian ini kemudian menginspirasi dirinya untuk memakai
penguin sebagai logonya dengan harapan user menjadi demam menggunakan
sistem operasi yang beliau ciptakan ini
TUX,
nama seekor pinguin yang menjadi logo maskot dari linux. TUX hasil karya
seniman Larry Ewing pada waktu developer merasakan Linux harus mempunyai logo
trademark ( 1996 ), dan atas usulan James Hughes dipilihlah nama TUX yang
berarti Torvalds UniX. Lengkap sudah logo dari Linux, berupa penguin dengan
nama TUX. Trademark ini segera didaftarkan untuk menghindari adanya pemalsuan.
Linux terdaftar sebagai Program sistem operasi ( OS ). Hingga sekarang logo
Linux yaitu Tux sudah terkenal ke berbagai penjuru dunia. Orang lebih mudah
mengenal segala produk yang berbau Linux hanya dengan melihat logo yang unik
nan lucu hasil kerjasama seluruh komunitas Linux di seluruh dunia.
c.
JENIS-JENIS LINUX
1)
Debian Linux
Debian merupakan jenis linux yang
kurang terkenal, namun banyak penggunanya dari kalangan teknis. Mereka puas
karena kestabilannya. Selain itu, format paket programnya yang menggunakan DEB
dianggap lebih stabil dari pada RPM oleh kalangan teknis.Walaupun kurang
terkenal, namun banyak digunakan oleh kalangan expert. Versi terakhir yang
dirilis tahun 1999 adalah 2.1. Dibandingkan dengan linux yang lainnya, Debian
termasuk kurang dalam meng-update programnya. Namun pihak debian telah sukses
besar dengan proyeknya, yaitu pembuatan distribusi linux yang baru yang
ditujukan bagi end-User, yang sangat familiar dalam penggunaannya. Debian
juga sudah menggunakan metode autodetect untuk penggunaan peripheral pada
komputer. Proyek ini nantinya terkenal dengan nama Corel Linux. Situs dari
linux debian dapat anda lihat di Http://www.debian.org.
Dan pada saat ini debian linux telah mencapai versi 4.1 yang
dapat anda lihat di website yang ada di atas. dan juga kecepatan dan kegunaan dari
debian ini sudah sangat optimal jika anda ingin menggunakannya. Sangat cocok
digunakan buat server atau komputer yang akan di jadikan admin dalam sebuah
perusahaan komputer.
2)
Redhat
Linux
Redhat Linux merupakan linux yang paling popular di
Indonesia dan Amerika, dan dirancang khusus untuk server. Redhat diakui sebagai
server tercepat dibandingkan dengan linux server lainnya. Selain sebagai server
tercepat, Redhat juga dapat digunakan sebagai client maupun sebagai PC
desktop/PC standolone. Saat ini redhat sudah beredar dengan versi 9.0 yang
dapat menggunakan desktop Gnome dan juga KDE.
Kelebihan lain yang dimiliki oleh Redhat linux adalah
kemudahan dalam hal installasinya. Ini merupakan revolusioner Linux. pada saat
linux lainnya membuat pengguna awalnya putus asa, Redhat hadir dengan prosedur
installasi termudah pada masanya.
Hal revolusioner lainnya adalah bahwa Redhat linux
menciptakan format paket program RPM yang menjadi standar baku file binner pada
Linux, yang kemudian digunakan oleh linux lainnya seperti SuSE, Mandrake, dan Caldera. anda bisa membeli CD
aslinya, ataupun men-download programnya
secara langsung di http://www.redhat.com/
3)
Mandrake
Linux
Mandrake Linux adalah saudara muda dari Redhat Linux, karna
keduanya merupakan satu tempat produksi. Bila redhat direkomendasikan sebagai
server, maka mandrake dijadikan sebagai client yan handal, dan diutamakan
mengunakan Processor Pentium. Meskipun demikian tidak menutup kemungkinan
penggunaan mandrake sebagai server yang handal juga.
Tujuan awal dari diciptakannya Mandrake Linux adalah untuk
mempermudah penggunanya dalam melakukan installasi dan penggunaan Linux itu
sendiri. Sebelum keluarnya Corel Linux, Mandrake merupakan distribusi linux
yang paling familiar. Jika Redhat keluar desktop manaer menggunakan Gnome, maka
inux Mandrake keluar dengan desktop manager KDE buatan SuSE Jerman. saat ini
Mandrake Linux sudah keluar dengan versi 10.0. Dan anda juga tidak hanya dapat
menggunakan desktop KDE saja, akan tetapi anda juga dapat menggunakan Gnome
desktop sehingga pengguna yang tidak dapat menggunakan desktop KDE dapat
menggunakan desktop Gnome atau sebaliknya. Untuk lebih lengkap tentang
informasi dan juga produk dari linux Mandrake ini anda dapat mengunjungi
website yang ada yaitu di http://Linux
mandrake.com/
4)
Caldera
Linux
Caldera Linux merupakan salah satu jenis linux yang
dirancang untuk mempermudah pemakaian bagi penggunanya. Caldera sendiri
dirancang dengan tampilan keseluruhan dengan grafis. Sejak saat kita melakukan
penginstallan linux Caldera ini, hingga kita melakukan Setting Hardware
semuanya dilakukan dengan tampilan grafis. yang mengagumkan dari Linux Caldera
ini adalah pada saat kita melakukan penginstallan Linux Caldera ini, kita
disuguhi game tetris untuk mengisi waktu yang luang, sambil menunggu transfer
prigram yang berjalan. Selain itu Caldera merupakan jenis linux yang pertama
yang menggunakan Auto-Detect Hardware (seperti plug and play pada Mac).
Untuk penjelasan yang lebih lengkap dan juga informasi yang
akurat anda dapat melihat di situs http://caldera-system.com/
5)
Slackware
Linux
Slackware adalah distribusi linux yang
pertama, yang pernah mengalami masa kejayaan ketika baru sedikit orang
yang mengenal Linux. Bagi pengguna Linux senior, slackware merupakan suatu
distribusi Linux yang penuh dengan tantangan. Slackware hadir dengan model yang
sangat sederhana, tidak seperti distribusi linux yang lainnya. Slackware
merupakan distribusi linux yang murni, dalam arti penampilannya yang sangat
mirip dengan UNIX (UNIX Clone), sehingga membuat penggunanya merasa seperti
menggunakan UNIX murni.
Bagi mereka yang menginginkan tantangan
dan ingin menjadi Linuxer handal, atau yang sering dikenal dengan sysadmin,
slackware merupakan jawabannya. Anda tidak akan pernah mendapatkan kemudahan
seperti halnya jika kita menggunakan distribusi linux yang lainnya karena
slackware semuanya serba manual dan tanpa grafik. Versi terbaru dari slackware
yang diketahui oleh penulis adalah versi 7.1. Anda bisa mengetahui tentang
perkembangan slackware linux ini dengan mengunjungi situs http://slackware.org/
6)
SuSE
Linux
Jika Redhat adalah Jenis Linux yang paling populer di
Amerika dan di Indonesia, maka SuSE Linux adalah Linux yang paling banyak
digunakan oleh negara-negara di Eropa. SuSE dilengkapi dengan Desktop Manager
yang dikenal dengan KDE. Selain itu juga dilengkapi tools untuk central setting
yang bernama YaST (Yet another Settup Tools) yang sangat mudah digunakan untuk
konfigurasi sistem internal dan jaringan serta security.
Yang paling dibanggakan dari distro ini adalah kelengkapan
program aplikasinya. Jika membeli Linux SuSE seharga USD 50,00, Anda akan
mendapat 5 CD program dan 1 CD source. Jadi anda tidak perlu lagi repot-repot
mendownload program lainnya. Salah satu program terkenal yang disertakan adalah
Saint (program untuk meneliti ceah kelemahan sistem) dan VMWare (program
emulator yang berguna menjalankan sistem operasi lainnya seperti: Windows 9.x,
Windows 2000, windows NT, OS, Novel, dan Lainnya). Satu lagi adalah program
Beowulf, suatu proyek eksperimen gabungan Universitas di Jerman untuk membuat
super komputer yang menggabungkan 1000 CPU menjadi 1 server yang tercepet yang
pernah ada. Proyek ini juga dibuat di NASA- Amerika Serikat, untuk kepentingan
pemetaan luar angkasa. Saat ini SuSE telah hadir dengan Versi 7.0 yang
benar-benar berorientasi grafis, memmulai dari instalasi sampai dengan prosedur
konfigurasinya.
Yang membanggakan, SuSE adalah jenis Linux pertama yang
menyertakan bahasa Indonesia dan pilihan bahasa yang digunakan dalam
sistem Operasi Linux. Pembuatan Dokumentasinya dipimpim oleh I Made Wiryana.
Untuk keterangan lebih lanjut anda dapat melihat di situsnya di http://www.suse.de, atau di http://www.suse.com
7)
Corel
Linux
Corel Linux merupakan salah satu sistem
operasi berbasis Linux yang dibuat oleh salah satu distribusi Linux, yaitu
Debian. Corel Linux sama seperti Linux lainnya, mendukung sistem operasi sistem
open source dibawah naunan GNU. Corel Linux dapat anda beli Via internet dengan
harga yang sangat terjangkau, jauh dari harga linux OS lainnya. Corel Linux
dapat langsung diinstal dengan atau tanpa sistem operasi yang lain. Corel Linux
juga bisa diinstall pada partisi dan file sistem windows, yang menjadikan
Corel Linux seolah-olah adalah program aplikasi Windows.
Salah satu yang menarik dari Corel
Linux adalah Semuanya serba grafis. Corel Linux juga dirancang sebagai
end-User. Pada Corel Linux semuaya serba grafi, dimulai pada saat prosedur
Instalasi hingga boot sistem. Anda tidak akan menemukan basis text seperti yang
ada di Linux lainnya, atau juga windows yang masih basis text. Dicorel Linux
semuanya serbadisederhanakan. bahkan sampai pada setting jaringanpun
lebih mudah dari pada setting jaringan pada Windows.
Akan tatapi ada sedikit kekurangan pada
Corel Linux ini, terutama bagi pengguna yang sudah mahir. Mereka akan binging
dengan tampilan yang serba grafis yang diberikan oleh Corel Linux. Untuk
Informasi yang lebih detail anda dapat mengunjugi di situsnya yaitu di http://www.linux.corel.com
8)
Turbo
Linux
Turbo Linux adalah Linux yang terkenal
dan populer di Asia. Bahkan di Jepang dan Cina pun Linux ini terkenal, Turbo
Linux menduduki peringkat pertama distribusi linux pilihan. Turbo Linux dibuat
dari berbagai under Linux/UNIX, baik komersial maupun freeware untuk
kepentingan jaringan skala besa. Pihak vendor mengklaim pihak mereka sebagai
Linux tercepat saat ini dengan backup dari perusahaa-perusahaan terkemuka saat ini,
seperti: Compaq, Dell, Fujitsu, Intel, NEC, Toshiba, Novel, dan SCO. Seperti
dengan SuSE, Turbo Linux mengkhususkan diri di bidang clustering computer,
setara dengan super komputer di Jerman untuk kepentingan jaringan di China dan
Jepang. Bahkan di China, Turbo Linux diadaptasi sebagai sistem komputer utama
mereka, dan dimasyarakatkan dalam bahasa China kepada masyarakatnya guna
menyaingi dominasi dari Microsoft. Untuk jelas anda dapat melihat situs Turbo
Linux di http://www.turbolinux.com
9)
Ubuntu
Linux
Linux Ubuntu adalah salah satu dari
jenis Linux yang ada di dunia. Ubuntu Linux merupakan sebuah distro baru yang
langsung mendapatkan tempat dihati para pengguna Linux khususnya bagi
para Debian mania. Bagaimana tidak Ubuntu memiliki lebih banyak kelebihan
dibandingkan debian sendiri. Ubuntu menawarkan semua kelebihan yang dimiliki
oleh Debian ditambah dengan update berkala setiap 3 bulan, dukungan komunitas
yang sangat banyak, dukungan dana yang melimpah, bahkan anda bisa mendapatkan
CD Installernya secara gratis. Ubuntu adalah sebuah kata kuno dari Africa yang
berarti “Humanity towards other” yang kurang lebih artinya adalah kemanusian
untuk membantu yang lain. Tujuan dari proyek ini adalah menciptakan sebuah Sistem
Operasi Desktop yang gratis dengan dukungan aplikasi serta dokumentasinya.
Project ini disponsori oleh Canonical Ltd.
Ubuntu berbasiskan GNOME dan bagi anda
yang lebih menyukai KDE anda bisa memilih Kubuntu Linux. Walaupun tampilan
kedua distro ini berbeda tapi keduanya sama-sama keluar dari “pabrik” yang sama
dan tentu saja kedua distro ini mempunyai kelebihan dan kekurangan
masing-masing. Kalau anda lebih menyukai tampilan dengan ciri khas “Mac OS”
anda bisa memakai Ubuntu tapi apabila anda lebih menyukai tampilan yang “agak”
mirip dengan Windows [bahkan menurut saya lebih bagus dari Windows] anda bisa
memakai Kubuntu tapi kalau anda hanya ingin menjadikan komputer anda sebagai
server anda bisa memakai salah satu dari keduanya karena pada dasarnya “base
system” keduanya sama [hanya berbeda Desktop Manager dan tambahan aplikasinya
saja].
Ubuntu Linux hadir dalam 2 versi yaitu
versi LiveCD dan versi Install. Anda bisa memakai versi LiveCD kalau anda tidak
ingin menginstallnya kedalam Komputer, cukup masukan LiveCD tersebut kedalam
CD-ROM Drive anda, booting dari CD-ROM Drive maka anda sudah dapat menikmati
Linux. Tentu saja LiveCD ini mempunyai banyak batasan karena semua perubahan
pada konfigurasi yang anda buat akan langsung hilang ketika komputer dimatikan
dan tentu saja flexibilitas LiveCD ini akan sangat jauh apabila dibandingkan
dengan versi Installnya. [K]Ubuntu Linux ini juga hadir dalam 3 Arsitektur
komputer yaitu : Intel x86, PowerPC dan AMD64. Kini Ubuntu telah hadir dengan
versi terbarunya yaitu versi 7.4 yang dikeluarkan tepatnya tanggal 19 April
2007 dan menurut kabar yang saya dapatkan bahwa versi terbarunya lagi yaitu
7.10 akan di rilis pada tanggal 18 oktober 2007.
3. Unix
Pada tahun 1969, Ken Thompson dan
Dennis Ritchie (juga adalah developer bahasa C), para peneliti di
AT&T Bell Laboratorium Amerika, membuat sistem operasi UNIX, cikal bakal
dari Linux. UNIX mendapatkan perhatian besar karena merupakan sistem operasi
pertama yang dibuat bukan oleh hardware maker. Selain itu juga karena seluruh
source code-nya dibuat dengan bahasa C, sehingga mempermudah
pemindahannya ke berbagai platform.
Dalam waktu singkat UNIX berkembang
secara pesat dan terpecah dalam dua aliran: UNIX yang dikembangkan oleh
Universitas Berkeley dan yang dikembangkan oleh AT&T. Setelah itu mulai
banyak perusahaan yang melibatkan diri, dan terjadilah persaingan yang
melibatkan banyak perusahaan untuk memegang kontrol dalam bidang sistem
operasi. Persaingan ini menyebabkan perlu adanya standarisasi. Dari sini
lahirlah proyek POSIX yang dimotori oleh IEEE (The Institute of Electrical and
Electronics Engineers) yang bertujuan untuk menetapkan spesifikasi standar
UNIX. Akan tetapi, standarisasi ini tidak meredakan persaingan. Sejak saat itu,
muncul berbagai macam jenis UNIX. Salah satu diantaranya adalah MINIX
yang dibuat oleh A. S. Tanenbaum untuk tujuan pendidikan. Source code MINIX
inilah yang oleh Linus Torvalds, seorang mahasiswa Universitas Helsinki pada
waktu itu, kemudian dijadikan sebagai referensi untuk membuat sistem operasi
baru yang gratis dan yang source codenya bisa diakses oleh umum. Sistem operasi
ini kemudian diberi nama Linux. Dalam membangun Linux, Linus menggunakan
tool-tool dari Free Foundation Software yang berlisensi GNU. Kemudian untuk
menjadikan Linux sebuah sistem operasi yang utuh, dia memasukkan
program-program yang juga berlisensi GNU.
Unix atau dengan huruf besar UNIX
adalah sebuah sistem operasi komputer yang diawali dari project Multics
(Multiplexed Information and Computing Service) pada tahun 1965 yang dilakukan
American Telephone and Telegraph AT&T, General Electric (GE), dan Institut
Teknologi Massachusetts (MIT), dengan biaya dari Departemen Pertahanan Amerika
(Departement of Defence Advenced Research Project, DARPA atau ARPA), UNIX didesain
sebagai Sistem operasi yang portable, multi-tasking dan multi-user.
a.
Sejarah
Pada tahun 1969, project MULTICS
oleh AT&T dihentikan karna terlambat, tidak sesuai dengan jadwal yang
telah ditentukan, juga karena jauhnya jarak antara periset yang
mengembangkannya, antara labolatorium New Jersey dan MIT.
Pada tahun 1969 juga, Ken Thompson,
peneliti yang juga bekerja pada project MULTICS menggunakan komputer PDP-&
mencoba merealisasikan ide MULTICS berkerja sama dengan Dennis Ritchie, yang
juga sebelumnya bekerja dalam project MULTICS. Peter Neuman menyarankan
menggunakan nama Unix untuk sistem yang baru ini, Sistem UNIX ini kemudian
ditulis ulang untuk PDP-11 dari Digital dalam satu tahun. Ilmuan AT&T
banyak menambahkan kemampuan pada UNIX. pada tahun 1970, sehingga banyak
program-program kecil yang disebut tools di UNIX, masing-masing digunakan untuk
melakukan suatu fungsi. Tahun 1973, Unix ditulis ulang oleh Ken Thompson dengan
menggunakan bahasa C yang baru dari Ritchie, bahasa C dirancang untuk dapat
dibawa portable dari komputer satu ke komputer lainnya. Tahun 1977, Mike Lesk
mengembangkan “ported I/0 library”, library yang dapat dibawa untuk mengatasi
kesulitan membawa UNIX dari satu komputer ke komputer lain karna perbedaan
penanganan sistem I/0 dari setiap komputer, Unix pertama kali dibawa kedalam
laboratorium Interdata 8/32, komputer mikro yang sama dengan PDP-11. Tahun
1978, sistem operasi UNIX dibawa kedalam komputer mini VAX. sampai dengan saat
ini Unix masih banyak sebagai sistem eksperimental. Awal 1973 lebih dari 16
AT&T atau Western Electric di luar laboratorium Bell menjalankan sistem
operasi Unix, Unix kemudian menyebar. Tahun 1977 sedikitnya 500 tempat menggunakan
sistem operasi Unix, 125 diantaranya adalah perguruan tinggi dan lebih dari 10
negara asing. Pada tahun 1977 juga keluar Unix Versi 6 yang memiliki dukungan
komersial. Universitas California di Berkeley membayar 400 (dalam satuan
dollar) untuk mendapatkan sumber Unix yang didalamnya terdapat kode sumber Unix
yang lengkap. Bill joy dan Chuck Haley, lulusan dari Berkeley, mulai mengubah.
Tahun 1978 Bill Joy mengeluarkan 30 salinan koleksi program dan modifikasi Unix
dengan biaya pengganti media dan pengiriman seharga 50 (dalam satuan dollar).
Lebih dari 6 tahun Berkeley mendapat dana dari ARPA untuk mengembangkan Unix
yang kemudian disebut dengan BSD Unix. banyak pengembangan yang telah dilakukan
seperti multitasking, penamaan file dengan jumlah karakter sampai dengan 255
karakter, dan kemampuan untuk digunakan di komputer lokal. pada tahun yang sama
AT&T tetap mengembangkan Unix versinya, dan mulai khawatir akan kepopuleran
BSD Unix. AT&T mengembangkan produk komersial Unix, yang disebut UNIX
System V dan menyatakan sebagai standart Unix, dan menyatakan bahwa BSD Unix
bukan merupakan produk Unix yang standart dan tidak kompetible, Pernyataan ini
dikeluarkan oleh AT&T untuk meredam kepopuleran BSD Unix, juga karna hak
cipta ada pada AT&T, BSD Unix dinyatakan sebagai BSD 4.2. dengan lisensi
Berkeley dengan AT&T Universitas dapat secara bebas.
4. Mac OS
Sistem operasi MacOS atau Macintosh
Operating System pada awalnya dinamakan OS X oleh perusahaan pengembangnya
yakni Apple Inc. Mendengar nama Apple ini mungkin sebagian orang tidak
menyangka karena memang lebih identik pada produk smartphone dengan iOS sebagai
sistem operasinya. Namun ternyata sebagai salah satu perusahaan raksasa
penyedia berbagai macam perangkat lunak, Apple Inc juga turut andil dalam
meluncurkan MacOS untuk pertama kali pada tahun 1986. Dengan penggunaan desain
yang elegan penciptaan MacOS juga melibatkan orang – orang penting yakni Bill
Atkinson, Jef Raskin dan Andy Hertzfeld.
Jef Raskin sebagai salah satu orang
yang terlibat juga turut andil dalam pemberian nama Macintosh ini yang diambil
dari jenis apel kesukaannya. Setelah kemunculannya pertama kali pada tahun
1986, MacOS mengalami beberapa kali pengembangan atau update, bahkan sempat
berganti nama menjadi MacOS X server pada tahun 2001 yang menjadi penerus dari
MacOS 8 dan MacOS 9. Penggunaan “X” ini juga ditafsirkan beberapa pihak menjadi
sebuah kewajiban karena penggunaan basis Unix dalam pembuatannya.
MacOS X server pada dasarnya memang
mirip dengan versi aslinya, namun dengan catatan bahwa dalam mencakup keperluan
piranti lunak untuk keperluan manajemen dalam komputer dengan skala lebih
besar. Selain itu masih ada fitur – fitur tambahan lain yang disediakan seperti
SMTP, SMB, LDAP dan DNS dengan
lisensi OS yang juga berbeda. Berikut adalah
versi dari Mac OS yaitu :
a. System 1
Saat pertama kali
Mac OS dirilis, namanya bukanlah Mac OS..tetapi seringkali hanya disebut
System.Nah pada 24 Januari 1984, Apple merilis System 1.0..sistem operasi
pertama yang merupakan cikal bakal dari perkembangan Mac OS di kemudian hari.
System 1.0 ini
mengadopsi konsep dari Xerox Alto, tetapi banyak elemen GUI nya dibuat oleh
Apple sendiri, seperti menu bar, pop up menu, drag and drop serta direct
manipulation. Bisa dibilang bahwa System 1.0 ini adalah sistem operasi yang
mengenalkan GUI (Graphical User Interface) yang pada saat itu masih belum
populer karena hampir semua komputer masih menggunakan command line.
System 1.0
hanya bisa menjalankan 1 aplikasi saja dalam 1 waktu, dengan kata lain..dia
tidak mampu melakukan multitasking. Pada bulan 5 Mei 1984, Apple kembali
merilis System 1.1 dengan Finder 1.1
b. System 2
System 2.0
diperkenalkan Apple pada April 1985.Dilengkapi dengan Finder 4.1 dan MiniFinder
untuk membuka aplikasi dengan cepat.Selain itu juga diperkenalkan sistem
pengambilan screenshot dengan menggunakan tombol Shift + Command + 3. Di System
2.0, pengguna bisa men-shutdown komputer melalui menu yang disediakan.
c. System 3
Versi ini
dirilis Apple pada bulan Januari 1986.System 3.0 hadir bersama dengan
diperkenalkannya MacPlus.Dilengkapi dengan Finder 5.1, System 3.0 mampu
berjalan lebih cepat daripada versi sebelumnya. Ini dikarenakan pada System 3.0
telah ada teknologi Disk Cache yang akan menyimpan kegiatan yang sering
dilakukan di memori. Satu bulan kemudian System 3.1 dirilis.Dilanjutkan System
3.2 pada juni 1986 dan System 3.3 pada Januari 1987.
d. System 4
Apple merilis
System 4.0 dengan Finder 5.4 pada bulan Maret 1987. Selain perbaikan bug, tidak
ada perubahan yang terlalu berarti di System 4.0 ini. System 4.0 ini hanya bisa
dijalankan di Mac dengan RAM 512k keatas. Anehnya hanya 1 bulan saja berselang,
Apple merilis lagi System 4.1 dengan Finder 5.5. Lebih anehnya lagi, system 4.1
ini hanya bisa dijalanlan di Mac dengan RAM 1Mb keatas.
e. System
Software 5 (System 5)
Disinilah
kerancuan nama terjadi. Pada bulan Oktober 1987 Apple merilis System 4.2 dengan
Finder 6.0.Namun mereka menamakannya System Software 5. Akhirnya banyak juga
yang menyebut sistem operasi ini dengan nama System 5. Di versi ini, copy paste
sudah bisa dilakukan dengan lebih mudah dengan dilengkapi progress bar dan
tombol cancel. Di System Software 5 ini pula pertama kalinya Apple
memperkenalkan fitur Multitasking melalui dirilisnya MultiFinder. Lagi-lagi
satu bulan kemudian yaitu November 1987, Apple kembali merilis System 4.3
dengan Finder 6.0 atau banyak yang menyebutnya sebagai System Software 5.1
f.
System 6
Apple merilis
System 6 tepat pada bulan Juni 1988.Ini adalah sistem operasi yang dibuat
dengan lebih stabil dan berjangka waktu lama. System 6 mampu berjalan dengan
cepat dan bisa menjalankan Floppy Disk hanya dengan 300-400 Kb RAM saja,
menyisakan banyak RAM untuk menjalankan aplikasi-aplikasi lainnya.
g. System 7
Tepat pada 13
Mei 1991, Apple merilis sistem 7 dengan perubahan yang sangat
signifikan.Ditambahkannya berbagai aplikasi baru, peningkatan stabilitas, serta
fitur-fitur baru.System 7 memberikan kebebasan kepada penggunanya untuk
membuka banyak aplikasi sepanjang masih ada memory yang tersisa. Di versi ini
pengguna juga bisa share file di hardisk melalui network. Pada bulan Januari
1995, Apple merilis System 7.5 dan dilanjutkan dengan System 7.5.3 pada bulan
Mei 1996.
h. Mac OS 7.6
Apple mulai
mengganti nama OS nya sejak dirilisnya System 7.6 pada Januari 1997. Yup..Mac
OS 7.6 adalah System 7.6 yang diganti namanya..dan sejak saat itu nama Mac OS
mulai diperkenalkan untuk versi-versi selanjutnya.
i.
Mac OS 8
Pada bulan Juli
1997, Apple merilis Mac OS 8. Sistem operasi ini laku hingga 1,25 juta copy
dalam waktu 2 minggu saja dan menjadi software paling laris dalam periode
tersebut. Mac OS 8 sangat stabil dan saat itu menjadi semacam software “yang
harus dimiliki” oleh semua komunitas pengguna Mac di tahun 1997.
j.
Mac OS 9
Mac OS 9
dirilis pada 23 Oktober 1999.Di versi ini Apple memperkenalkan Multi User
System, dimana setiap user bisa menyimpan data dan system settings mereka.Mac
OS 9 memiliki implementasi dan manajemen memori yang lebih baik daripada
versi-versi sebelumnya.Di versi inilah Apple memperkenalkan Apple Software
Update ntuk mengupdate OS.
k. Mac OS X
Server
Mac OS X Server
diperkenalkan pada 16 Maret 1999.Ini adalah sistem operasi Apple pertama yang
dirilis pasca mereka mengakuisisi NeXT. File manager dari OS X Server sudah
tidak menggunakan Finder lagi, tetapi sudah digantikan oleh Workspace Manager
dari NeXTSTEP.
l.
Mac OS X v10 (Cheetah)
Dirilis pada 24
Maret 2001, Mac OS Xv10 mengawali era tampilan modernnya dan meninggalkan
tampilan klasiknya.Dibangun berdasarkan UNIX, benar-benar baru dan berbeda dari
Mac OS 9 serta versi-versi sebelumnya.Di versi inilah pertama kali
diperkenalkan adanya Dock untuk pengaturan aplikasi Mac OS.
m. Mac OS X v10.1
(Puma)
Pada 25
September 2001, Apple kembali merilis sistem operasi terbarunya yaitu Mac OS X
v10.1. Versi ini cukup diterima dengan baik walaupun ada banyak kritik mengenai
kurangnya fitur dan banyaknya bugs yang mengganggu. Puma memiliki peningkatan
performa yang cukup signifikan daripada versi-versi sebelumnya.
n. Mac OS X v10.2
(Jaguar)
Dirilis pada 23
Agustus 2002, jaguar sangat diterima baik oleh pengguna Mac.Dengan stabilitas
yang lebih tinggi, peningkatan performa dan kecepatan serta kompatibilitas yang
lebih baik.Di versi inilah pertama kalinya Apple mengikutsertakan Code Name
(Jaguar) ke setiap campaign iklan yang mereka lakukan.
o. Mac OS X v10.3
(Panther)
Mac OS X Panther
dirilis pada 24 Oktober 2003.Di versi ini aplikasi TextEdit dibuat kompatibel
dengan dokumen Microsoft Word (.doc).Ada juga beberapa aplikasi baru yang
disertakan seperti Font Book, FileVault, iChat AV dan Safari. Yup..di versi
inilah pertama kalinya browser Safari diperkenalkan untuk menggantikan Internet
Explorer untuk Mac.
p. Mac OS X v10.4
(Tiger)
Mac OS X Tiger
dirilis pada 29 April 2005 dan laku hingga 2 juta copy di enam minggu pertama
perilisannya. Pada bulan Juni 2007 bahkan lebih dari 22 juta pengguna Mac
OS, atau lebih dari 67% pengguna Mac OS X menggunakan Tiger. Di versi inilah
mulai diperkenalkan beberapa aplikasi baru seperti Automator, Grapher,
Dictionary, Quartz Composer, Au Lab dan Dashboard.
q. Mac OS X v10.5
(Leopard)
Mac OS X
Leopard dirilis 26 Oktober 2007 dan hadir dalam 2 versi, desktop dan server.
Pasca dirilisnya Tiger, ada lebih dari 300 perubahan yang dilakukan Apple di
Leopard ini..mulai dari peningkatan security, stabilitas hingga berbagai
fitur baru untuk developer.
r. Mac OS X v10.6
(Snow Leopard)
Dirilis pada 8
Juni 2009, Snow Leopard hadir dengan harga yang sangat murah dibanding
versi-versi lainnya, yaitu hanya $29 saja.Snow Leopard mengalami banyak sekali
peningkatan performa, efisiensi, dan pengurangan memory footprint.
s. Mac OS X v10.7
(Lion)
Mac OS X Lion
atau yang lebih gencar dipromosikan sebagai OS X Lion pertama kali diperkenalkan
pada 20 Oktober 2010. Disini banyak sekali perubahan yang dibuat oleh Apple
seperti support Mac App Store, mudah melihat aplikasi mana yang sudah
terinstall, serta berbagai pengembangan terkait dengan Apple iOS.
t.
Mac OS X v10.8 (Mountain Lion)
Ini dia versi OS X paling gress saat
ini, Mountain Lion! Baru saja dirilis pada 25 Juli 2012 kemarin, Mountain Lion
hadir dengan berbagai fitur, misalnya saja digantinya iChat dengan Messages
yang support iMessages. Dengan fitur ini setiap pengguna bisa mengirimkan pesan
secara tak terbatas ke seluruh pengguna Mac, iPhone, iPad, iPod Touch.Selain
itu Mountain Lion juga dilengkapi dengan browser Safari 6 terbaru.















0 Response to "Pengenalan Sistem Operasi"
Posting Komentar